Minggu, 12 Februari 2012

Nothing Lasts Forever

Nothing lasts forever! Ketika kita sudah menyadari hal ini, tentunya kita sudah pasti harus siap kalau suatu saat kita bakal kehilangan sesuatu. Sadar kalau kita akan kehilangan hal-hal penting dalam hidup kita, bahkan nyawa kita, that’s kind of therapeutic! Why? Karena hal itu terbukti sukses buat ngebentuk pribadi kita yang awalnya punya mindset yang biasa, tapi ketika kita kehilangan sesuatu dan kita mampu untuk bangkit, it makes our mindset becomes more mature. Sebuah perubahan besar justru lahir ketika kita pernah kehilangan sesuatu yang sangat berarti, karena dengan itu kita banyak belajar, such as learning how to control our emotion waktu kita kehilangan, learning how to reduce our negative behavior, etc. Kadang, hal yang biasa aja bisa jadi luar biasa.
"Reborn" is my word. Reborn disini maksudnya ketika kita mampu untuk lahir kembali menjadi pribadi yang lebih baik. Itu adalah hasil yang kita akan dapatkan ketika kita sudah mampu menjadi orang yang baru.
Setiap orang pastinya memiliki sifat yang berbeda-beda. No matter how good we are or how bad we are, the most important is how will you to be better. That's all the matter. Seperti yang Sirius Black bilang ke Harry Potter "Everyone has a positive and negative side in their personality. And it depends on you, who do you wanna be. You can choose". Dan your choice will be you then.
Nah, kita boleh aja memilih untuk tidak berubah ketika mendengar phrase "Nothing lasts forever", tapi kita lihat akan bagaimana ujungnya. Kita tidak akan mendapat apapun. Dan semua yang sudah kita dapatkan mean nothing!
Berusaha menjadi pribadi yang baik tanpa menghilangkan jati diri akan membuat kita mampu menjalani hidup dengan tanpa beban.
Nothing lasts forever bukan hanya berarti tidak ada yang abadi, tapi juga tentang bagaimana persiapan kita untuk kehilangan sesuatu dan usaha kita untuk REBORN karena Nothing lasts forever also means that we'll day one day, dan pastinya kita harus sudah siap untuk dihisab donk, dan siap gak siap kita harus siap atas keputusan yang akan Allah berikan, kita masuk surga atau neraka. So it depends on our act in this world. So that we can live happily ever after in the hereafter.

Jumat, 03 Februari 2012

Sebuah Alasan

Sebuah kata yang tak berujung sirna tatkala seseorang mengatakan bahwa ia sangat mencintaimu. Mungkin terdengar klise, tapi itulah kenyataannya. Kita akan selalu memikirkan, apa sebenarnya yang terjadi, apa yang sebenarnya kita lakukan sehingga orang itu menyayangi kita, atau apa yang membuat orang itu menyayangi dan mencintai kita. Tapi ketika mencari jawabannya sendiri, maka kita tidak menemukannya. Lantas, kitapun akan memutuskan untuk bertanya pada orang tersebut.
Dapatkah kita bahagia ketika kita mendengar bahwa ia mencintai kita karena kecantikan atau penampilan fisik kita? Jujur, kalau saya akan sangat bersedih. Karena itu berarti kita akan kehilangannya suatu saat ketika kita menjadi "jelek" atau kita merubah penampilan menjadi lebih buruk. Mungkin kita bisa bangga kalau kita cantik, tapi itu bukannlah kebanggan dan harga mati untuk menilai seseorang. Suatu saat ketika sesuatu terjadi pada kita yang membuat wajah kita berubah, atau keriput sebelum waktunya, so we can't be as beautiful as we were! Beauty is not immortal at all!
Dapatkah kita mengatakan bahwa kita bahagia ketika kita mendengar bahawa ia mencintai kita karena kita adalah orang yang baik? Tentu kita akan bahagia, tapi pernahkah kita berpikir bahwa manusia tdak selamanya baik, pasti memiliki sisi buruk. Dan ketika menyadari itu, ia akan pergi darimu dan tidak lagi mencintaimu.
Namun, ketika ia mengatakannya bahwa ia sendiri tidak mengerti mengapa ia bisa mencintaimu dan mengatakan bahwa iapun tak akan mencari tahu alasannya. Dan hal itu karena ia takut ketika ia mengetahui alasannya maka ia pun akan menemukan titik dimana ia bia tidak akan mencintaimu lagi. Apa yang akan kamu rasakan?
Karena sebenarnya kalau kita mencari tau apa alasan kita mencintai seseorang, maka kita tidak akan menemukan jawaban yang sebenarnya. Yaa, begitulah cinta. Penuh dengan misteri. :))))